Awalnya
seorang temanku sedang mengganti sampul meja dengan kertas kado, karena sampul
meja kelas kami rata-rata sudah rusak, maka dialah yang memulainya. Sehingga
hampir semua temanku memutuskan untuk memperbaiki sampul mejanya. Dari awal
kami tidak membuat kesepakatan untuk menyampul meja itu dengan kertas kado,
Namun kami hanya bersepakat untuk mensampul meja dengan rapi. Akhirnya aku dan
Fenti memutuskan menyampul meja kami dengan menggunakan kertas koran.
Seminggu kemudian, salah seorang
temanku yang bernama Maulida dan Elfi meniru apa yang kami lakukan, yaitu
membuat alas meja dengan kertas koran. Akhirnya, pada saat jam pelajaran Kimia,
yang juga beliau adalah wali kelas kami, Mereka ditegur karena kelihatan seperti
adanya ketidak kompakan. Begitu juga dengan kami.