Kenapa Matematika itu Penting ? (Challenge dari Ibu dr. Fenti Erlianti )

Kemarin saya minta rekomendasi topik atau tema buat nulis di blog kepada teman saya. dan jadilah dia nyuruh saya buat bahas kenapasih matematika itu penting ?
Matematika sudah dikenalkan kepada kita sejak sekolah dasar, bahkan sejak TK, kemudian terus berlanjut ke SMP, SMA dan di perkuliahan juga kita tak lepas dari matematika. 
Awalnya saya berpikir bahwa belajar matematika itu hanya sekedar menghitung-dan menghitung dengan menggunakan rumus yang sudah ada, berkaitan dengan angka,angka dan angka. Tetapi ternyata matematika lebih dari itu. Banyak objek-objek dan simbol-simbol yang dipelajari bersifat abstrak. 
Kenapa penting? Karena menurut saya banyak banget teori-teori dari matematika yang dapat diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari. Misalnya dalam matakuliah matematika diskrit tentang graf yang juga membahas tentang lintasan terpendek (shortest path), yang jika dikaitkan ke kehidupan sehari-hari kita bisa mencari jalan tercepat untuk sampai ke tempat tujuan, jalur-jalur transportasi angkot, bus juga ga lepas dari teori graf. Begitu juga tata peletakan barang-barang yang ada di supermarket. Misalnya sabun mandi, pastinya akan berdekatan dengan odol gigi, sabun dan yang sejenisnya.Sepertinya kita tidak pernah melihat sabun mandi berdekatan dengan martil atau paku-paku dan makanan. Nah, itu semua tidak lepas dari aplikasi Graf.
Kemudian dalam algoritma pembagian (the division algorithm) dikatakan bahwa a = bq + r, dengan a, b bilangan bulat (Z) , b >0 , q adalah hasil bagi dan r adalah sisa. Dalam kehidupan sehari-hari dapat kita kaitkan dengan misalnya fenti dan dua temannya hendak melunasi hutang seseorang/teman yang sudah bangkrut/dipenjara (misalnya). dengan hutang seseorang sebesar Rp.1.4000.000. Maka hutang tersebut dapat dibayarkan dengan algoritma pembagian, dimana :
-1.4000.000 = 3 (-500.000) + 100.000
saya buat dengan tanda negatif karena hutang. Nah, Fenti dan kedua temannya dapat membayar masing-masing 500.000 dan sisanya 100.000 bisa dibagi 3 (Fenti dengan kedua temannya) atau bisa dibeliin makanan dan dimakan bersama wkwkwkkwkw. Kalau untuk contoh kasus yang ga negatif banyak banget. Misalnya Fenti hendak membagi 8 mangga kepada 3 keponakannya. Maka dapat dituliskan 8 = 3(2) + 2. Dimana, masing-masing keponakan mendapat jatah dua buah mangga dan sisa 2 mangga dibagi 3 dan dimakan bersama :) (Semoga ini bukan contoh yg menyesatkan) wkwk.
Jadi, dengan belajar matematika kesabaran, ketelitian, melatih agar tidak ceroboh dalam bertindak bener-bener dilatih. Karena dalam pengerjaan masalah matematika seringkali dibutuhkan proses yang panjang dan rumittt. 
Karena berbicara tentang matematika tak akan pernah lepas dari kehidupan, entah itu kita sadari atau tak sadari
Contoh lain dari kaitan matematika dengan kehidupan banyak banget, seperti menentukan untung dan rugi kita dalam penjualan. Menghitung luas tanah yang bentuknya itu ga beraturan. Nah ini sudah saya lihat sendiri dari Orangtua saya (Ayah saya) yang menghitung luas tanah pakai integral ! wkwkwk. Karena kondisi tanah yang bentuknya ga beraturan. 


Sebagai penutup aku kasih pantun yang sepertinya tidak nyambung

trigonometri, algoritma
terimakasii sudah bacaaa :)
wkwkwk

Bandung, 05 Oktober 2019



4 komentar :



fenti erlianti mengatakan...

Tulisannya bagus sekali. Membuat saya masih belum mau masuk MTK. HAHAHAHHAA

Nazla Nurul Aulia mengatakan...

Ngejekkkk woyyyy wkwkwkwkwkwk

fenti erlianti mengatakan...

Bagus dekk lanjutkan nulisnya ya, kalau mau minta rekomendasi judul bisa pc

Nazla Nurul Aulia mengatakan...

Wkwkwk nanti kalo aku udah mumet nugas aku nulis lagi hahahahah

Posting Komentar